Go to Desktop Version

Info Daerah

Lingkar pena

Rabu,05 August 2020 - 09:55 AM
Kuliner

Belalang, Sumber Protein Hewani Alternatif Masa Depan

Lancang Kuning -  Protein hewani mengandung asam amino esensial yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan protein nabati. Belalang menjadi salah satu alternatif sumber protein hewani yang diklaim lebih berkelanjutan.

Perusahaan makanan asal Israel menjadikan belalang sebagai salah satu pilihan makanan berkelanjutan. Perternakan Hargol FoodTech yang terletak di dataran tinggi Golan, ribuan belalang berkumpul dalam kandang persegi panjang.

Ide awal dari menyajikan belalang sebagai salah satu makanan ini bermula dari kekhawatiran Direktur Eksekutif Hargol, Dror Tamir, akan proses ternak hewan seperti ayam dan sapi yang dinilai tak ramah lingkungan. Daging ayam dan sapi menjadi dua dari sederet sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi orang.

Baca juga: Tempat Wisata di Riau


Tamir mengatakan, ternak hewan seperti ayam dan sapi membutuhkan banyak air dan lahan yang juga tidak sedikit. "Itu menjadi 'biaya' lingkungan yang harus dikeluarkan saat kita beternak ayam dan sapi," ujar Tamir, melansir AFP. Dengan demikian, serangga adalah solusinya.

Loading...

Tamir mengatakan, orang-orang Yahudi di Golan sudah sejak lama mengenal belalang sebagai sumber nutrisi yang tepat untuk tubuh.

Menurut perkiraan Tamir, sekitar 2,5 miliar orang-terutama di negara berkembang-mengonsumsi serangga sebagai bagian dari makanan rutin mereka. "Serangga yang paling banyak dimakan di dunia adalah belalang," kata Tamir.

Untuk membuat belalang lebih disukai, Hargol mengubah serangga satu itu menjadi bubuk yang dapat dicampur ke berbagai jenis makanan. Tak hanya itu, Hargol juga akan menghadirkan campuran panekuk dan bubuk smoothie berbahan dasar belalang.

Baca Juga: Bupati Inhil Tinjau Musibah Tanah Longsor di Tembilahan Hulu


Ram Reifen, pakar nutrisi dari Hebrew University, mengapresiasi usaha Tamir untuk menghadirkan protein hewani alternatif yang lebih berkelanjutan.

Reifen juga mengatakan bahwa Bumi sedang menghadapi tantangan pasokan makanan yang terus meningkat. Menurutnya, dengan populasi penduduk Bumi yang diperkirakan mencapai 10 miliar pada tahun 2050, berternak hewan seperti ayam dan sapi sebagai sumber protein jelas sangat tidak berkelanjutan.

"Kekhawatirannya kemudian adalah kelangkaan protein," ujar Reifen. Dengan demikian, dimulai sejak saat ini, masyarakat harus mulai mencari protein hewani alternatif yang lebih berkelanjutan seperti belalang.

Belalang merupakan sumber protein yang sangat baik dan mengandung berbagai asam lemak serta mineral. Mengutip Live Strong, belalang umumnya punya kadar protein yang bervariasi sekitar 50-60 persen dari berat keseluruhan. Dengan angka itu, belalang bahkan lebih padat protein daripada sapi.

Baca juga: Makanan Khas Pekanbaru


Belalang juga mengandung sejumlah yodium, fosfor, zat besi, tiamin, riboflavin, dan niasin yang memadai. Belalang juga dilengkapi dengan kalsium, magnesium, dan selenium. Kadar karbohidrat yang sangat rendah juga menjadi belalang tepat jika dijadikan salah satu menu diet Anda.

-
Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

-6963 tahun yang lalu
Kuliner
Burger Ternyata Bisa Jadi Sehat, Ini Alasannya
Jan 1st, 1970
Kuliner
Kue Khas Kepulauan Riau
Jan 1st, 1970
Kuliner
Makanan Khas Melayu Kepulauan Riau
Jan 1st, 1970
Kuliner
Makanan Khas Bengkalis dan Cara Membuatnya
Jan 1st, 1970
Kuliner
Oleh – oleh khas Tanjung Pinang Riau
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.