Go to Desktop Version
Minggu,15 April 2018 - 06:20 AM
Puisi

Halimunan

 

LANCANGKUNING.COM - Oleh Retno Ningrum (Mahasiswi Universitas Riau)

Kau adalah halimunan
Terselimut rapat terpenjara kelam
Tak pernah satu haluan
Tak usai jua dersik bergumam

Kau tetap halimunan
Tepi lautan hingga palung terdalam
Seketika hilang dalam lamunan
Tersirat makna renjana klandestin
Hingga mampu menampung geram

Ya... kau tetap halimunan
Membuat kebimbangan menyeka
Seakan terkunci di era lama
Impresi diri terjebak dalam keraguan

Suatu jeda...
Aku terhening  pada langit pancarona
Gemintang lalu kini tak berwarna
Sejenak ku timbang kama
Ternyata ia tak ubah menjadi awawarna
Namun kau tetap halimunan

Asa ini dengan serta-merta
Ku tuangkan kandas berbadai
Barangkali ia tesua
Pada gitar ataupun biola
Dengan senar yang tak berdawai
Tinggalkan saja getir durja
Sisa-sisa rindu yang menggelora

Kini telah kadaluarsa
Dan kau tetap halimunan
Yang setia
Bersanding pada raga

 


Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

Feb 21st, 1158
Puisi
Seniman Riau Anggap Ketua GP Ansor Pusat Amnesia Sejarah
Jan 1st, 1970
Puisi
Bisikan Islam Terorisme
Jan 1st, 1970
Puisi
Perbedaan
Jan 1st, 1970
Puisi
Istana-Penjara
Jan 1st, 1970
Puisi
Kau Dunia Mayaku
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.