Go to Desktop Version

Info Daerah

Lingkar pena

Minggu,25 October 2020 - 07:32 AM
Tokoh

Andi Arief: Mudah-mudahan NU Masih Memberi Ruang Maaf pada Gus Nur

Foto: Status Andi Arief di Twitter. (Tangkapan Layar) 

Lancang Kuning, JAKARTA –  Penyidik Bareskrim Polri sudah mengamankan Sugi Nur Rahardja (46) alias Gus Nur pada Sabtu dini hari tadi. Gus Nur diamankan aparat karena diduga menyebarkan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Terkait itu, politikus Demokrat Andi Arief ikut memberikan tanggapan melakui akun Twitternya, @AndiArief_. Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat itu sebagai organisasi besar, semoga NU masih memberikan maaf kepada Gus Nur.

"NU itu organisasi besar. Mudah-mudahan masih memberi ruang maaf pada Gus Nur. Saya percaya akan dimaafkan," tulis Andi di akun Twitternya yang dikutip VIVA, Sabtu malam, 24 Oktober 2020.

Andi bilang jika memaafkan maka NU akat dicatat sejarah bisa keluar dari pertarungan tak sepadan.

Loading...

"Dengan memaafkan berarti NU akan dicatat sejarah mampu keluar dari pertarungan tidak sepadan. NU bukan padanan Gus Nur," tambah Andi, dilansir LKC dari Viva.co.id

Figur Gus Nur kembali mencuat pada akhir pekan ini. Penceramah itu diamankan aparat di kediamannya di Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur, Sabtu pukul 00.18 WIB.

Penangkapan tersebut menindaklanjuti adanya laporan nomor LP/B/600/X/2020/Bareskrim tertanggal tanggal 22 Oktober 2020.

Dalam laporan tersebut Gus Nur dilaporkan telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau pencemaran nama baik dan/atau penghinaan terhadap penguasa dan badan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45A Ayat (2) juncto 28 Ayat (2) UU ITE dan/atau Pasal 45 Ayat (3) jo. Pasal 27 ayat (3) UU ITE dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau 311 KUHP.

Sebelumnya, Gus Nur dilaporkan ke Bareskrim Polri karena dinilai menghina NU. Salah satu yang melaporkan adalah Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim, pada Rabu, 21 Oktober 2020. 

Aziz mengatakan Gus Nur bukan pertama kali saja melakukan ujaran kebencian terhadap NU. Namun, sudah berkali-kali sehingga perlu diambil langkah hukum untuk diproses oleh pihak berwenang sesuai ketentuan berlaku.

“Tentu kami merasa ini tidak boleh kami diamkan, perlu kami mintai pertanggungjawaban Gus Nur. Oleh karena itu, kami mencoba melaporkan ke Bareskrim," kata Aziz di Gedung Bareskrim Polri.

Pun, status Gus Nur saat ini sudah jadi tersangka dengan jeratan pasal ujaran kebencian dan penghinaan. (LK)

-
Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

Jan 1st, 1970
Tokoh
Giliran Jenderal Kopassus Terusik Perbuatan Rizieq Shihab
Jan 1st, 1970
Tokoh
Bisikan Ngabalin ke Edhy Prabowo di Bandara Sebelum Dibawa KPK
Jan 1st, 1970
Tokoh
Ini Penjelasan Ketua MUI soal Azan Ditambah Hayya Alal Jihad
Dec 2nd, 1512
Tokoh
Merinding, Ini Pesan Kiai di Sampang yang Jasadnya Utuh Sebelum Wafat
-6905 tahun yang lalu
Tokoh
Survei SMRC: Warga yang Suka Habib Rizieq Shihab Cuma 43 Persen
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.