Go to Desktop Version
Kamis,14 June 2018 - 11:32 AM
Puisi

Bisikan Islam Terorisme

LancangKuning.com - Oleh Najwa Asyilah

Aku berdiri terdiam kaku dan membeku,

Sayup sayup telingga mendengar kata-kata yang tak ingin kudengar,

Kusimpan di memoriku, mencoba memikirkan kembali

Rasanya hati ini menangis tersakiti dan teriris

Tapi, aku tak tahu pasti apa yang sebenarnya

Kutahan rasa sakit yang mendesak di dada

Lagi-lagi kudengar, islam diperdagangkan,

Lagi-lagi kami yang terjajah kau sebut teroris,

Kau yang menyebut dirimu pemberantas teroris

Apa kau yakin?

Kenapa?

Kenapa kau selalu mengarahkan telunjukmu kepada kami

Apa kau takut, kebusukanmu yang akan ketahuan.

Kau yang memaksa mereka bubar

Meskipun kau tak pernah mengakuinya

Kau jajah dan kau zolimi mereka rakyat palestina

Padahal mereka hanya berjuang untuk kemerdekaan mereka

Setiap hari setiap diri mati,

Kau selalu menyebut mereka teroris

Apa kau pantas disebut pemerang teroris

Maaf, bagiku kau lah teroris sesungguhnya.

Setiap hari setiap diri menangis, setiap hari setiap darah menetes

Tangisan bayi tak kau biarkan terdengar, suara azan kau bungkam

Mau berapa lagi akan berhenti? Entahlah

Mungkin itulah caramu bahagia dengan tawa tangisan tak jua berhenti

 


Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

Feb 21st, 1158
Puisi
Seniman Riau Anggap Ketua GP Ansor Pusat Amnesia Sejarah
Jan 1st, 1970
Puisi
Perbedaan
Jan 1st, 1970
Puisi
Istana-Penjara
Jan 1st, 1970
Puisi
Halimunan
Jan 1st, 1970
Puisi
Kau Dunia Mayaku
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.