Go to Desktop Version
Kamis,10 June 2021 - 09:18 PM
Internasional

Hadapi Perang Malam, China Siagakan Nuklir Pembunuh Kapal Induk AS

Foto: Rudal balistik Dongfeng DF-26

 

Lancang Kuning – Brigade Rudal yang berada di bawah komando Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat China (PLARF), menyiagakan sejumlah rudal balistik Dongfeng DF-26. Yang lebih menantang, "rudal pembunuh kapal induk" militer China disiagakan pada malam hari.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari Global Times, Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat China menggelar latihan peluncuran rudal untuk menghadapi perang malam.

Serangan diarahkan ke sebuah target stasioner di sebuah wilayah yang hingga berita ini diturunkan, masih dirahasiakan. Militer China meyakini bahwa serangan rudal balistik pada malam hari, membawa banyak keuntungan di medan perang.

Sejumlah rudal ditembakkan dalam serangkaian gelombang. Secara manual, pasukan militer China sejumlah rudal pada gelombang pertama. Setelah itu, para prajurit harus segera berpindah ke lokasi peluncuran lain dan memuat ulang rudal.

Foto :South China Morning Post


Seorang operator pemuatan rudal, Sersan Deng Kuan, menjelaskan bahwa latihan ini memberikan pemahaman bahwa pengisian ulang harus dilakukan dalam waktu sesingkat mungkin. Apalagi, situasinya harus dilakukan di waktu gelap.

Oleh sebab itu, proses pengisian ulang rudal membutuhkan banyak pasukan agar meningkatkan akurasi dan efisiensi waktu.

"Kami telah mengadakan latihan malam secara teratur baru-baru, yang berlangsung lewat tengah malam. Mereka menampilkan perubahan acak dari posisi peluncuran dan target," ujar Wakil Komandan Brigade Rudal Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat China, Kolonel Jiang Feng.

"Serangan tembakan dilakukan berturut-turut dan relokasi (secara berpindah-pindah)," katanya.


Foto :The Week

Jiang Feng juga memastikan bahwa tantangan yang harus dihadapi dalam pertempuran malam hari adalah visibilitas. Penembakkan di malam hari. Kurangnya cahaya menyebabkan kurangnya visibilitas yang secara signifikan mengurangi akurasi, jika dibandingkan dengan peluncuran pada siang hari.

Apalagi, rudal balistik Dongfeng DF-26 yang bisa memuat hulu ledak nuklir dirancang untuk menyerang target bergerak. Salah satu target realistis yang bisa jadi sasaran empuk rudal pembunuh ini adalah kapal induk. (LK)

 

Artikel ini sudah ditayangkan viva.co.id dengan judul berita Hadapi Perang Malam, China Siagakan Nuklir Pembunuh 

Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

Jan 1st, 1970
Internasional
Palestina Batalkan Kesepakatan Vaksin Hampir Kedaluwarsa dari Israel
Jan 1st, 1970
Internasional
Niat Hati Bela Menantu yang Diselingkuhi dan Wariskan Semua Harta, Mertua Nangis Saat Tahu Faktanya
Jan 1st, 1970
Internasional
Alarm Perang Pasifik, Amerika Dikepung Armada Perang Rusia-China
Jan 1st, 1970
Internasional
Armada Perang Rusia Makin Dekat, Amerika Kirim 3 Siluman ke Pasifik
Jan 1st, 1970
Internasional
Singapura Tahan Warga yang Jadi Mata-mata China
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.