Go to Desktop Version
Jumat,11 June 2021 - 02:13 AM
Internasional

Penampar Presiden Prancis Terancam Denda Rp780 Juta

Foto: Presiden Prancis Emmanuel Macron. (AP/Abdulmonam Eassa)

 

Lancang Kuning  -- Pelaku penampar Presiden PrancisEmmanuel Macron didakwa hukuman 3 tahun penjara. Dia diancam hukuman akibat penyerangan yang ia lakukan terhadap pemimpin negara.

Dakwaan itu diumumkan jaksa dalam persidangan yang digelar Kamis (10/6) di selatan Valence.

Selain hukuman tiga tahun bui, pelaku yang diidentifikasi bernama Damien T itu juga terancam denda 45 ribu euro atau Rp781,6 juta.

Pria berusia 28 tahun itu segera ditahan kepolisian sejak insiden penamparan terjadi pada Selasa (8/6).

"Dia (Damien) berpendapat bahwa dia bertindak secara naluriah dan 'tanpa berpikir' mengungkapkan kekesalannya," bunyi pernyataan kantor kejaksaan setempat seperti dikutip AFP.

Damien ditangkap bersama satu orang temannya, Arthur C, yang merekam kejadian itu. Namun, Arthur tidak didakwa atas insiden tersebut.

Insiden penamparan terjadi saat Macron melakukan kunjungan kerja. Rekaman video di media sosial menunjukkan Macron mendekati penghalang untuk bertemu dan berjabat tangan dengan pemilih.

gang sikutnya dan mengucapkan beberapa kata sebelum menampar Macron.

Usai kejadian, Macron tidak langsung meninggalkan tempat itu, dia bahkan sempat berbicara dengan warga lainnya.

Pengawal Macron pun segera turun tangan atas insiden itu.

Insiden penamparan itu terjadi di tengah ketegangan iklim politik dan polarisasi masyarakat Prancis, beberapa minggu menjelang pemilihan regional dan kurang dari setahun sebelum pemilihan presiden.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan penyerangan itu merupakan penghinaan terhadap demokrasi. Sementara, kantor kepresidenan menyebut ada upaya untuk menyerang Macron.

Macron sendiri tidak ambil pusing dengan insiden tersebut. Dia menyebut pelaku sebagai individu "ultra-kekerasan".

"Saya baik-baik saja. Kita harus menempatkan insiden ini, yang menurut saya merupakan peristiwa yang terisolasi, ke dalam perspektif," katanya. (LK)

Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

Jan 1st, 1970
Internasional
Palestina Batalkan Kesepakatan Vaksin Hampir Kedaluwarsa dari Israel
Jan 1st, 1970
Internasional
Niat Hati Bela Menantu yang Diselingkuhi dan Wariskan Semua Harta, Mertua Nangis Saat Tahu Faktanya
Jan 1st, 1970
Internasional
Alarm Perang Pasifik, Amerika Dikepung Armada Perang Rusia-China
Jan 1st, 1970
Internasional
Armada Perang Rusia Makin Dekat, Amerika Kirim 3 Siluman ke Pasifik
Jan 1st, 1970
Internasional
Singapura Tahan Warga yang Jadi Mata-mata China
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.