Go to Desktop Version
Minggu,21 February 2016 - 08:38 AM
Kampus

BEM UR Deklarasi MEA kepada Masyarakat Riau

Pekanbaru (21/02), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau sukses adakan kegiatan bertajuk “Deklarasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)” yang di taja oleh Kementerian Luar Universitas (Kemenluniv) dan bertempat Car Free Day Jl. Diponegoro pada pukul 06.30-09.00 WIB tadi. Acara yang disponsori oleh Bank Indonesia dan Bank Riau Kepri ini dihadiri oleh PLT Gubernur Riau yang diwakili oleh H. Mas Peri selaku Asisten 2 Gubri, Irwan Mulawarman selaku Deputi kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, H. Syafrizal selaku Kepala Biro Perekonomian Provinsi Riau, H. Andra Sjafril selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Andres Pransiska selaku Presiden Mahasiswa Universitas Riau serta ratusan peserta yang terdiri dari Mahasiswa universitas Riau dan Masyarakat.

Kegiatan ini dimulai dengan melakukan Senam Sehat yang dipimpin oleh UKM Pramuka Universitas Riau dan dilanjutkan dengan Deklarasi MEA yang dibacakan oleh H. Mas Peri
“(1)Kami masyarakat Riau akan mempersiapkandiri agar mampu menggapai peluang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), (2) Kami MAsyarakat Riau dengan ini menyatakan akan siap untuk menggapai peluang masyarakat ekonomi ASEAN, demi kemajuan Indonesia, tutur H. Mas Peri yang mendeklarasikan MEA pagi tadi.

Pasca pendeklarasian Mea, acara dilanjutkan dengan pelepasan balon serta sosialisasi dan pemberian pemahaman MEA kepada masyarakat.
“Kegiatan ini tentunya ditujukan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman akan MEA sehingga nantinya masyarakat mampu menggapai peluang dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN. Di tahun 2016 ini Indonesia tergabung dalam Ekonomi ASEAN dan tentunya Indonesia harus mempersiapkan diri terkhusus di provinsi Riau yang merupakan provinsi yang berdekatan dengan salah satu negara yang tergabung dalam Ekonomi ASEAN. Sebagai mahasiswa dan kaum intelektual yang mempunyai konstribusi kepada masyarakat dan juga melakukan kontrol serta mendorong pemerintah agar menyatakan bahwa Riau mampu menggapai peluang MEA dan meminta pemerintah provinsi Riau mendeklarasikan bahwa masyarakat Riau mampu menggapai peluang MEA. Dan semoga dengan ini Masyarakat Riau benar-benar siap menghadapi MEA kedepannya”, jelas H. Mas Peri selaku asisten 2 Gubernur Riau

 

Andres Pransiska selaku presiden mahasiswa Universitas Riau mengatakan bahwa dengan kegiatan ini kita ingin menyampaikan kepada seluruh Masyarakat Riau, terutama kota Pekanbaru bahwasanya hari ini kita sudah memasuki dan menerapkan MEA di Indonesia dan kita meminta kesiapan dan komitmen Pemerintahan Prop. Riau dalam menghadapai dan melaksanakan MEA di Bumi Lancang Kuning.

“Dalam kegiatan tadi kita dapat mengambil beberapa point, Pertama, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah suatu kerjasama regional Asia Tenggara di bidang ekonomi. Dimana Masyarakat Ekonomi ASEAN telah berlaku pada tanggal 31 Desember 2015. Kedua, Dalam pelaksanaan MEA, negara2 ASEAN harus memegang teguh prinsip dasar terbuka dan ekonomi yang digerakan pasar. Dalsm artian, konsekuensi diberlakunya MEA adalah liberalisasi perdagangan barang, jasa, dan tenaga terampil secara bebas. Ketiga, Pada saat ini telah disepakati 8 Mutual Recognition Agreement dalam MEA, yakni; (1) Jasa teknik (2) arsitek, (3) jasa perawatan, (4) praktisi medis, (5) praktisi gigi, (6) jasa akuntan, (7) tenaga survei (8) tenaga parawisata. Maka jangan heran nantinya ketika ada jasa dokter gigi dari Singapura, tenaga profesional dari Thailand, jasa akuntan dari Myanmar beredar bebas di Indonesia, bahkan mainstrimnya misalnya ada penjual Bakso dari Brunei, penjual Siomay dari Kamboja, dsb. Hal tersebut merupakan dampak dari diberlakukannya MEA", jelas Andres

“Keempat, solusi yang ditawarkan dalam menghadapi MEA adalah:
1. Mengubah mindset konsumtif menjadi produktif sehingga kita bisa mengurangi pengeluaran.
2. Meningkatkan kompetisi produk yang akan berpengaruh pada keterakitan konsumen akan produk yang kita hasilkan dengan kualitas terjamin.
3. Meningkatkan competitiveness sumber daya manusia.
4. Mempersiapkan lulusan perguruan tinggi yang mampu berkompetisi di tingkat ASEAN dan tenaga profesional yang memiliki semangat yang tinggi.
5. Mengubah mindset pegawai menjadi entrepreneur (pengusaha).
Dan yang kelima, Insyallah Follow UP yang akan dilakukan setelah Deklarasi tersebut adalah Pelatihan Kewirausahaan bersama KADIN Provinsi Riau dan Pemerintahan Provinsi Riau untuk melatih dan mengubah mindset menjadi seorang pengusaha”, tambah Andres lagi.

Tauhid Maarifatulloh selaku Menteri Luar Universitas juga mengatakan pentingkan persiapan mengahadapi MEA ini bagi masyarakat Indonesia umumnya dan Riau khususnya dan kegiatan BEM UR ini juga disambut baik oleh pihak pemerintah Provinsi Riau.
“Kita mendeklarasikan dan menyatakan sikap untuk masyarakat Riau bahwa masyarakat Riau mampu menggapai peluang MEA dan kami mendapatkan apresiasi oleh Asisten 2 Gubernur Riau yang menyatakan bahwa pemerintah saja belum menyatakan dan mendeklarasikan, bahkan mahasiswa yang terlebih dahulu mendorong pemerintah untuk mendeklrasikan dan pihak pemerintah akan mencontoh kegiatan mahasiswa seperti ini yang sangat peduli terhadap masyarakan ekonomi ASEAN ” tutup Tauhid

[KEMKOMINFO- Irfhan Sanova]

 

Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

Jan 1st, 1970
Kampus
FH UIR dan DPD RI Bahas Pokok-pokok Haluan Negara dan Amandemen Terbatas UUD 1945
Jan 1st, 1970
Kampus
Unjuk Karya, Mahasiswa UIN Suska Pajang Foto di Fakultas Dakwah Dan Komunikasi
Jan 1st, 1970
Kampus
13 Calon Mahasiswa Unilak Diterima Melalui Jalur Prestasi Olahraga dan Hafizh Qur'an
Jan 1st, 1970
Kampus
Mahasiswa Fekonsos Tuntut Mundur Ketua SEMA dan Minta Bubarkan KPUM karena Tak Netral
-6230 tahun yang lalu
Kampus
Lantik Prof Dr Hairunnas Rajab MAg, Menag :Kampus itu Dunianya Civitas Akademik, Bukan Civitas Famili
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.