Go to Desktop Version
Sabtu,21 May 2022 - 11:19 PM
Kriminal

17 Pelajar Bantul Ditangkap Polisi, Diduga Konvoi Bawa Sajam

Foto: Sebanyak 17 pelajar ditangkap di Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (21/5). (CNN Indonesia/Tunggul)

Lancang Kuning, YOGYAKARTA -- Sebanyak 17 pelajar di Bantul, DI Yogyakarta, ditangkap polisi karena diduga terlibat aksi konvoi sambil membawa senjata tajam. Aksi itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial.
"Secara estafet sejak kemarin Jumat sore hingga siang hari ini sudah diamankan 17 remaja yang diduga ada dalam video tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha di Mapolres Bantul, Sabtu (21/5). 

Archye mengatakan dalam video yang beredar, salah satu pelajar tampak menyeretkan celurit ke aspal jalan raya. Kemudian ada siswa lain yang memutar-mutar sabuk yang dipasang dengan gir pada bagian ujungnya.

Menurutnya, peristiwa itu terekam pada Kamis (19/5) di Jalan Samas, Bambanglipuro, Bantul.

Adapun 17 pelajar yang ditangkap polisi yaitu MC (14), YG (16), NR (16), BG (14), RF (19), CR (15), HR (19), IB (16), GL (16), FT (17), FS (16).

Kemudian YS (13), TY (17), FA (17), AD (18), IQ (16), dan AG (15). Terdapat pelajar SMP di dalam rombongan itu.

"Sebagian besar berstatus pelajar. Sekolahnya di salah satu sekolah menengah atas di (Kecamatan) Kretek," ujar Archye.

Archye mengungkapkan dua pelajar telah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya yaitu MC, pelajar kelas VII SMP yang merupakan pembawa celurit dalam video.

Kemudian YG, pelajar kelas X SMA yang memutar-mutar sabuk dengan gir.

Berdasarkan pendalaman polisi, motif konvoi itu sebagai aksi balas dendam. Mereka konvoi untuk mendatangi salah satu sekolah menengah atas di Bambanglipuro.

"Karena sekolah yang dari Kretek tidak terima saat (oknum pelajar) sekolah Bambanglipuro lewat (sekolah Kretek) dan mbleyer-mbleyer (memainkan gas motor). Dianggap menantang dan sekolah menengah di Kretek berinisiatif menyerang balik," katanya, seperti dilansir CNNIndonesia. 

Archye mengatakan polisi masih mengembangkan kasus ini. Saat ini, polisi telah menyita barang bukti berupa delapan unit sepeda motor, delapan unit ponsel, satu gir modifikasi, dan beberapa potong pakaian.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun pidana penjara.

Silahkan bergabung di Grup FB LANCANG KUNING untuk mendapatkan informasi terupdate.


****

Dapatkan info berita terbaru via group Whatsapp (read only) Lancang Kuning (Klik Disini)


*

Subscribe YOUTUBE LANCANG KUNING untuk mendapatkan informasi terbaru dalam video.

Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

Jan 1st, 1970
Kriminal
Dicurigai Selingkuh Lewat Medsos, Popi Tewas Dihabisi Suami
-6955 tahun yang lalu
Kriminal
Pensiunan Pegawai RRI Madiun Dibunuh, Polisi Curigai Motif Asmara
-1299 tahun yang lalu
Kriminal
Dua Pengeroyok Justin Ditangkap Polisi
Jan 1st, 1970
Kriminal
Gara-gara Harta, Pria Nekad Bacok Mantan Istri
Jan 1st, 1970
Kriminal
Majikan Setubuhi Wanita Muda Selama 3 Tahun Hingga Hamil, Bayinya Dijual Rp 10 Juta
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.