Go to Desktop Version
Kamis,01 December 2022 - 07:58 PM
Info Kampar

Panen Padi IPAT BO, Kamsol: Semoga Petani Kita Sejahtera dan Dukung Ketahanan Pangan

Foto: Penjabat Bupati Kampar Dr H Kamsol bersama Kapus Litbang Tanaman Pangan, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau, Forkopimda Kampar, Anggota DPRD Kampar Agus Candra, Ketua KTNA Provinsi Riau H Yusri, Kepala Dinas Pendidikan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kampar Nur Ilahi saat panen bersama padi IPAT BO, di Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Kamis (01/12/2022) siang.

 

 

Lancang Kuning, KAMPAR - Panen padi dengan metode Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT BO) di Sawah Kelompok Tani Padi, Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar telah dilakukan panen yang dihadiri langsung Penjabat Bupati Kampar Dr H Kamsol, Kamis (01/12/2022) siang.

Pantauan dilokasi panen ini, tampak dihadiri langsung Menteri Pertanian Republik Indonesia H Syahrul Yasin Limpo yang diwakili Kepala Badan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr Prihatna Sasmita, Gubenur Riau H Syamsuar yang diwakili Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau Syahfahlevi, Ketua KTNA Provinsi Riau H Yusri, Prof Tualar Simarmata dari Universitas Padjajaran.

Selain itu, tampak hadir juga Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo, Kasdim 0313/KPR Mayor Inf Indra Magaratua Samosir, Hakim Pengadilan Negeri Kelas IB Bangkinang, Perwakilan BI Provinsi Riau, Direktur PT Kampar Agro Sejahtera, Komisaris Utama PT Kampar Agro Sejahtera, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kampar Hj Nur Ilahi.

Penjabat Bupati Kampar Dr H Kamsol menyampaikan bahwa dengan panen padi matode IPAD BO ini diharapkan dapat meningkatkan kehidupan para petani dan mampu mendukung program Ketahanan Pangan di kabupaten Kampar.

"Semoga dengan panen ini, petani kita sejahtera dan bisa mendukung ketahanan pangan," ungkap Kamsol yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Mantan Sekdakab Kepulauan Meranti, menambahkan bahwa dengan metode IPAT BO, panen padi ini dapat lebih meningkat dari hasil padi biasanya yang ditanam oleh petani.

"Hasilnya diperkirakan mencapai 7,5 ton perhektar dengan metode IPAT BO saat ini," beber Kamsol.

Kamsol berharap, dengan padi IPAT BO ini dapat juga dilaksanakan di setiap kecamatan dan desa di kabupaten Kampar sesuai dengan hasil kesepakatan bersama para Camat dan Kades.

"Harapan kita padi IPAT BO ini, dapat dikembangan di kecamatan dan desa yang mempunyai lahan persawahan guna mendukung program Ketahanan Pangan dan Inflasi Daerah," pungkasnya dengan penuh semangat usai panen bersama. (LK) 

Silahkan bergabung di Grup FB LANCANG KUNING untuk mendapatkan informasi terupdate.


****

Dapatkan info berita terbaru via group Whatsapp (read only) Lancang Kuning (Klik Disini)


*

Subscribe YOUTUBE LANCANG KUNING untuk mendapatkan informasi terbaru dalam video.

Sukai/Like Fan Page Facebook Lancang Kuning
Follow Instagram Lancang Kuning

Baca Juga

Jan 1st, 1970
Info Kampar
Jabat Ketua Dewan Pertimbangan DPD BAPERA Kampar, Kinerja dan Program Diatensi Fadh Elfouz Arafiq
Jan 1st, 1970
Info Kampar
2,3 Ton Ikan di Tambak PLTA Koto Panjang Mati, Petani Rugi Puluhan Juta Rupiah
Jan 1st, 1970
Info Kampar
Mampu Atasi Stunting, DPP dan DPD BAPERA Puji Kinerja Penjabat Bupati Kampar
Jan 1st, 1970
Info Kampar
Staf Ahli Gubri Hadiri Peresmian Rumah Kelor di Salo
Jan 1st, 1970
Info Kampar
Pj Bupati Kampar Ikuti Vidcon Rakornas Inflasi Daerah
Anda punya berita atau informasi yang menarik dan ingin di publikasikan. silahkan emailkan ke: redaksi@lancangkuning.com

©lancangkuning.com. All rights reserved.